Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Rabu, 29 Desember 2010

Malam Tahun Baru Akan Diguyur Hujan Meteor Quadrantids

� Jika tak mendung apalagi hujan, langit malam tahun baru 2011 bakal menjadi layar pertunjukan bagi empat hujan meteor sekaligus. Hujan meteor Quadrantids akan berlangsung mulai 1 hingga 5 Januari mendatang. Tiga hujan meteor lainnya beraksi hingga 20 Januari.

http://image.tempointeraktif.com/?id=57233
Ilustrasi

Astronom dari Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat, Evan Irawan Akbar mengatakan, hujan meteor Quadrantids akan terlihat di langit sebelah timur laut. Dari garis horison, ketinggiannya sekitar 30 derajat. “Seluruh dunia termasuk Indonesia bisa menyaksikannya,” kata Evan.

Waktu terbaik menyaksikan hujan meteor Quadrantids antara pukul 01.00 hingga subuh. Pada 1-3, dan 5 Januari, diperkirakan bakal melesat 15 meteor per jam. Sedangkan pada malam puncak 4 Januari, ada 40-an meteor yang terlihat setiap jamnya. “Tapi masa puncak itu singkat, hanya 3 jam dari pukul satu dinihari,” ujarnya.

Hujan meteor Quadrantids kali ini memang tidak sederas hujan meteor lainnya. Alasannya, kata Evan, lintasan bumi berada agak jauh dari gumpalan asteroid atau komet yang menyebarkan partikelnya itu dan terlihat sebagai hujan meteor di bumi. “Ibarat mobil, bumi tidak melintas di tengah tapi di pinggir jalan,” katanya.

Bersamaan dengan hujan meteor Quadrantids, tiga hujan meteor lainnya turun secara acak. Titik arah datang tiga hujan meteor yang belum diketahui namanya itu, ujar dia, bisa datang dari mana saja. Frekuensinya relatif kecil, sekitar 10 meteor per jam.

Pengalamannya tahun lalu, seluruh keindahan hujan cahaya langit di awal tahun itu bisa disaksikan dari kampus Institut Teknologi Bandung dengan mata telanjang. Observatorium Bosscha sendiri tidak akan memantau dan merekamnya karena masalah teknis. “Selain terhalang pepohononan, teropong Bosscha dirancang untuk mengamati langit selatan,” katanya.


Sumber :
tempointeraktif.com

Selasa, 28 Desember 2010

Sebaiknya Hindari Makan di Depan Komputer

� Menyimpan makanan di atas meja kerja, atau di laci meja, adalah hal biasa di kantor. Rata-rata perempuan melakukannya, untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu mengalami kelaparan saat sore hari.

Namun, jika ingin mengudap makanan, sebaiknya Anda membawa makanan tersebut ke kantin. Sebab, menurut penelitian baru dari University of Bristol, makan di depan komputer bisa membuat Anda mengonsumsi lebih banyak kalori.

Pada eksperimen yang dilakukan oleh tim peneliti, responden yang matanya terpaku di layar komputer saat sedang makan merasa tidak begitu kenyang dibandingkan dengan mereka yang berkonsentrasi pada makanannya.

Setengah jam setelah makan, kecenderungan para responden ini untuk ngemil dua kali lipat dibandingkan yang tidak makan di meja kerja.

"Hasil penelitian ini menambahkan bukti dari laboratorium kami bahwa kognisi, memori, dan perhatian secara khusus, memainkan peran dalam menentukan nafsu makan dan porsi makanan pada manusia," terang ketua tim peneliti, Dr Jeff Brunstrom.

Diperkirakan, perhatian yang tersita ke layar komputer saat sedang makan juga bisa meningkatkan asupan makanan kita sepanjang hari. Bila hal ini terjadi setiap hari, tentu akan memengaruhi pertambahan berat badan Anda.
http://www.kompas.com/data/photo/2010/04/19/2032333p.jpg
Dari berbagai penelitian sebelumnya juga telah terlihat bahwa stres di lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pola makan seseorang. University of Leeds, misalnya, mendapati bahwa meskipun Anda makan lebih sedikit ketika sedang stres, Anda cenderung akan sering ngemil. Cemilan yang dipilih pun cenderung tinggi kandungan gula dan lemaknya.

Menurut penelitian medis, perempuan sebenarnya tidak sesering pria yang menikmati makan siangnya di meja kerja. Meskipun begitu, pilihan makanan perempuan lebih banyak dipengaruhi oleh stres dan jam kerja yang panjang. Hal inilah yang membuat mereka lebih sering ngemil.


Sumber :
female.kompas.com

Rabu, 22 Desember 2010

Pionen, Tempat Penyimpanan Data Tercanggih Di Dunia

Data center bawah tanah ini memiliki rumah kaca, air terjun, mesin kapal selam Jerman, sinar matahari artifisial dan dapat bertahan dari serangan bom hidrogen mirip seperti tempat persembuyian musuh James Bond.
http://i.i.com.com/cnwk.1d/i/tim/2010/12/10/image7138051x.jpg
Data center ini benar-benar ada, dibuat oleh salah satu ISP terbesar Swedia yang terletak dalam bunker nuklir yang dibangun di bawah Stockholm, terpisahkan dari dunia luar oleh pintu setebal 40 cm. 

Beberapa fakta menarik tentang data center ini :

1. Pada awalnya merupakan sebuah bunker nuklir yang digunakan dalam masa perang dingin. Saat itu bunker ini diberi kode nama Pionen White Mountains.
2. Terletak 30 meter di bawah lapisan granit yang berada tepat di bawah Stockholm, Pionen memiliki luas 1.110 meter persegi.
3. Pionen dirombak total menjadi data center mutakhir di tahun 2007-2008. Saat pembangungn mereka harus meledakkan batu sebanyak lebih dari 4.000 meter kubik untuk membuat ruang.
4. Pionen dirancang untuk dapat bertahan dari serangan bom hidrogen.
atap granit.
5. Pionen berisikan NOC yang mengontrol lima dari data center yang dimiliki Bahnhof, salah satu ISP terbesar di Swedia. Fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai tempat hosting colocation jadi apabila ingin, Anda dapat menempatkan server Anda di situ (saya yakin harganya tidak murah).
6. Listrik cadangan dihasilkan oleh dua mesin diesel Maybach yang biasanya dipakai di kapal selam Jerman, mampu memproduksi daya sebesar 1,5 Megawatt.
7. Akses internet dengan redudansi tiga lapis, jaringan itu terbuat dari serat optik melalui tiga jalur yang berbeda di bawah gunung. Pionen merupakan salah satu tempat dengan koneksi internet terbaik di Eropa Utara.
8. Lingkungan kerja Pionen dilengkapi dengan rumah kaca, air terjun, akuarium air asin sebesar 2.600 liter dan sinar matahari buatan untuk menjaga kenyamanan karyawan.
9. 15 karyawan senior bekerja full time di Pionen
  
http://i.i.com.com/cnwk.1d/i/tim/2010/12/10/image7137845x.jpg
Sumber :
www.kaskus.us