Meski April nanti Eric Schmidt tidak lagi menjabat CEO Google, ucapannya kini tetap berpengaruh. Dalam forum di Devon, ia membocorkan ambisi Cina.
Eric Schmidt, seperti dikutip dari BBC, dengan tegas mengatakan adanya ambisi Google mempromosikan perusahaan mereka di Cina. Schmidt berharap menemukan mitra di Cina untuk produk sistem operasi seluler Android. Ia bahkan menekankan bahwa diirnya merupakan pendukung Cina .
Padahal, Maret tahun lalu, Google memutuskan berhenti beroperasi di China karena keberadaan aturan sensor ketat di negara itu. "Sepanjang waktu saya berharap, khususnya dalam fungsi baru untuk fokus ke unsur eksternal, bahwa saya bisa mendapatkan sesuatu yang lebih untuk Google. Sesuatu yang pantas dan tercantum di kebijakan kami untuk sesuai di Cina,” ujar Eric Scmhidt di Forum Ekonomi Dunia di Davos.
Schmidt juga menyesalkan tidak ada pemimpin Cina, baik petinggi politik atau bisnis di forum tersebut. Ia menegaskan pentingnya perusahaan memahami sensitivitas budaya di beberapa negara. China, Schmidt akui, memiliki kebijakan sensor yang tidak disukai perusahaan.
Tapi, Schmidt menegaskan perlunya pengaturan yang stabil antara Google dengan pemerintah Cina untuk memperbarui aturan di antara mereka. [mor]
TKP : www.inilah.com




Tidak ada komentar:
Posting Komentar