Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Rabu, 30 Mei 2012

Pengaruh Air pada 7 Bagian Tubuh

Air adalah komponen utama dalam tubuh manusia, bahkan sekitar 55 persen berat tubuh kita adalah air. Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang karena air sangat vital untuk reaksi kimia tubuh.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/22/1504347620X310.jpg

Air harus dikonsumsi setiap hari karena tubuh tidak bisa membuatnya. Untuk mengetahui peran air dalam tubuh kita, simak apa saja pengaruh air pada 7 bagian tubuh berikut ini:


1. Otak

Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat daya ingat lebih tajam, mood stabil dan motivasi lebih baik. Jika kecukupan air dalam tubuh baik, kemampuan kita dalam memecahkan masalah juga akan meningkat.

Para ilmuwan menyebutkan kekurangan air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang sehingga sel-sel saraf menyusut sementara. Tak heran jika orang yang kehausan biasanya sulit berkonsentrasi.


2. Mulut

Air akan menjaga tenggorokan dan bibir lebih basah dan menjaga mulut kekeringan. Kondisi mulut yang kering bisa memicu bau mulut dan rasa yang tidak enak, bahkan gigi berlubang.


3. Jantung

Dehidrasi akan menyebabkan penurunan volume darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa darah agar sel-sel tidak kekurangan oksigen. Akibatnya aktivitas fisik ringan seperti naik tangga atau berlari akan terasa lebih melelahkan.


4. Sirkulasi darah

Tubuh mengeluarkan panas dengan cara melebarkan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit sehingga aliran darah lebih cepat dan panas lebih banyak yang dikeluarkan.

Bila kita kekurangan cairan, dibutuhkan temperatur lingkungan yang lebih tinggi agar pembuluh darah melebar sehingga kita akan tetap kepanasan.


5. Otot

Bila kecukupan cairan terpenuhi, air di dalam dan luar sel yang berfungsi mengkontraksi otot menyediakan nutrisi yang cukup dan proses pembuangan berlangsung efisien sehingga performa tubuh akan baik.

Air juga penting untuk melumaskan sendi. Namun kram otot tidak berkaitan dengan dehidrasi melainkan karena kelelahan otot.


6. Kulit

Jika seseorang menderita dehidrasi berat, kulit menjadi kurang elastis. Kondisi ini berbeda dengan kulit kering, yang biasanya disebabkan karena zat kimia dalam sabun, air panas atau terpapar udara kering. Sayangnya, minum cukup air tidak akan mencegah keriput.


7. Ginjal

Ginjal membutuhkan cairan untuk menyaring "sampah" dari peredaran darah dan membuangnya melalui urin. Kecukupan cairan juga akan membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal.

Dehidrasi berat akan menyebabkan ginjal berhenti berfungsi, sehingga toksin atau racun menumpuk di tubuh.

Sumber :
kompas.com

Jangan Berlebihan Tidur, Berbahaya!

Bagaimana tidur kamu hari ini? Merasa kurang atau berlebih?

Sulit tidur atau insomnia memang tidak baik untuk kesehatan. Tapi kalau kelebihan tidur, atau istilahnya oversleeping (disebut juga hipersomnia) ternyata juga tak baik untuk tubuh kita. Nah, apa saja penyebab seseorang terkena oversleeping atau hipersomnia?




                                                                                                                             Sumber: divavillage.com

1.  Sleep apnea, jenis gangguan tidur di mana orang berhenti bernapas untuk sesaat ketika tidur dan dapat menyebabkan meningkatnya kebutuhan tidur karena membuat siklus tidur normal terganggu. Penderita akan merasa lelah dan lemas meski telah tidur selama 10 jam. Gangguan pernapasan mulai terjadi karena dinding tenggorokan cenderung berhenti beraktivitas, sementara individu sedang dalam kondisi bersantai (tidur). Akibatnya, aliran udara di dalam tubuh berhenti dan seketika individu tersebut terbangun untuk bernapas.

2. Narcolepsy, masalah neurologis yang menyebabkan tidur berlebihan. Narcolepsy memengaruhi bagian otak yang mengontrol dan mengatur tidur. Penderita (narcolepsy) gagal untuk mengidentifikasi dan membedakan waktu tidur dengan waktu untuk tetap terjaga. Penderita dapat tertidur di mana saja dan kapan saja.

3. Stres dan depresi. Dua hal ini memang harus dihindari karena dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan jiwa, juga mental, tak terkecuali oversleeping.

4. Kelelahan. Kelelahan akibat bekerja terlalu keras, gangguan tidur, kehamilan, atau kekurangan tidur merupakan salah satu penyebab utama oversleeping. Ketika merasa lelah, kamu cenderung memutuskan tidur lebih lama, bahkan lebih dari sembilan jam, untuk mencoba agar segar kembali.

Lantas, apa saja dampaknya bagi kesehatan?

1. Diabetes. Penelitian menunjukkan, orang yang tidur lebih dari sembilan jam tiap malam berisiko 50 persen lebih besar terkena diabetes dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam per malam. Penelitian juga menemukan, oversleeping dapat mengindikasikan gangguan medis yang meningkatkan kemungkinan pengaruh diabetes.

2. Obesitas. Penelitian menunjukkan, mereka yang tidur selama 9-10 jam tiap malam 21 persen lebih mungkin mengalami obesitas daripada mereka yang hanya tidur selama 7-8 jam.

3. Sakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang tidur selama 9-11 jam tiap malam 38 persen lebih mungkin terkena penyakit jantung koroner.

4. Sakit kepala. Para peneliti meyakini, sakit kepala bisa merupakan efek dari oversleeping. Mereka yang tidur terlalu lama pada siang hari sering mengalami gangguan ketika hendak tidur pada malam harinya sehingga menyebabkan timbulnya sakit kepala pada keesokan hari.

5. Nyeri punggung. Ketika kamu berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, sering kali timbul nyeri pada punggung. Orang yang menderita sakit punggung atau rentan terhadap sakit punggung pun dianjurkan dokter untuk tetap aktif bergerak, tidak sering berbaring atau tiduran.

6. Ini akibat paling parah: Kematian !!! Beberapa penelitian menemukan, orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam memiliki tingkat kematian lebih tinggi daripada mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam per malam. Para peneliti berspekulasi, depresi dan rendahnya status sosial ekonomi (juga dikaitkan dengan tidur lebih lama) dapat dihubungkan dengan meningkatnya mortalitas (kematian).

Jadi, bagaimana cara mengatasi oversleeping? Simak tipsnya:

1. Pilih nada atau suara alarm yang tepat. Memilih suara yang tepat penting artinya untuk mengembalikan kamu ke realitas, bahkan dari tidur yang paling dalam.

2. Jangan tergoda untuk tidur ringan atau snooze setelah terbangun. Hindarilah penggunaan tombol snooze pada alarm karena hanya akan mengacaukan jadwal alarm tidur kamu.

3. Pertahankan jadwal tidur secara teratur. Buatlah kebiasaan yang membuat tubuh kamu teratur untuk beristirahat dan kembali siap untuk beraktivitas pada hari berikutnya. Rencanakan program aktivitas hingga larut hanya pada saat kamu bebas dari tenggat pada keesokan harinya.

4. Berkonsultasi dengan dokter. Temuilah dokter jika kamu mengalami gejala oversleeping kronis. Hal itu penting untuk mengetahui gangguan atau penyakit yang menyebabkan kamu mengalami oversleeping.

Bagaimanapun, semua tips di atas tidak akan berhasil bila kamu tetap bertahan dengan satu-satunya penyebab, yaitu: Malas !!! :P

sumber: zonapencarian

Wah, Polusi Pemicu Hipertensi

Tinggal di daerah perkotaan dengan polusi udara yang tinggi bisa memicu naiknya tekanan darah atau hipertensi. Sumber polusi bisa berasal dari kendaraan bermotor, debu, atau polutan dari pembangkit listrik.

Para peneliti melakukan penelitian terhadap 5000 responden. Analisis dilakukan dengan melihat dampak polusi udara pada tekanan darah.
“Polusi udara bukan hanya memicu serangan jantung dan stroke, tapi juga berpengaruh pada terjadinya proses penyakit tersebut,” kata Dr. Barbara Hoffman, peneliti utama.

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko ateroklerosis atau pengerasan pembuluh darah yang menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Pada studi sebelumnya telah ditemukan bahwa meningkatnya polusi udara dapat meningkatkan tekanan darah, namun dampak jangka panjang belum diketahui.

Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai pembunuh yang menyamar. Risiko terletak pada kerusakan jangka panjang yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama terjadinya stroke, serangan jantung, gagal ginjal, demensia, dan mati muda.
Tidak ada obat untuk tekanan darah tinggi, namun kondisi ini bisa dicegah dan diobati. Perubahan gaya hidup dan pengobatan teratur, jika diperlukan, bisa membantu mengontrol tekanan darah dan menjaganya pada tingkat yang aman.
Sumber: intisari online

Mengapa Mengantuk Kalau Kenyang?

Makan berlebihan atau kekenyangan sering membuat kita mengantuk sesudahnya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Menurut para ilmuwan, terjadi reduksi oksigen yang diserap tubuh kalau kita terlalu kenyang.
 
Dari hasil tes, oksigen tubuh berkurang sebesar 20-40% atau sekitar 5-10 detik karena pernapasan berat atau hiperventilasi. Selain itu, terjadi kejutan biokimia yang membuat pernapasan menjadi berat.
 
Sehingga, bisa dibilang, mengantuk setelah makan dan bahkan tidur setelah makan adalah tanda-tanda terjadinya syok biokimia.  Ketika tingkat oksigen tubuh turun di bawah 20 detik, maka pengaruhnya adalah terjadi overbreathing (memerlukan kerja pernapasan lebih banyak) pada kadar oksigen otak.
 
Keadaan ini mengganggu pencernaan yang sangat cepat dan dinamis. Darah menjadi miskin akan oksigen, dan menyebabkan berkurangnya pasokan enzim pencernaan, akumulasi dari produk sisa metabolisme dalam usus besar dan sel tubuh lainnya. Pencernaan menjadi lebih lambat.
 
Sebagai contoh, seseorang dengan pola pernapasan normal, membutuhkan sekitar 2 jam untuk mencerna makanan biasa (ketika hampir tidak ada makanan yang tersisa di lambung).
 
Bagi orang sakit, dengan pola pernapasan tidak efektif akan membutuhkan 1-2 jam lebih lama untuk mencerna.
 
Mengantuk setelah makan juga bisa mempercepat proses penggemukan badan (obesitas). Dan, biasanya orang penderita obesitas atau memiliki berat badan di atas normal lebih cepat mengantuk bila makan berlebih.
 
Menurut Profesor KP Buteyko, MD, PhD, dan penelitian yang dilakukan oleh sekelompok dokter di Rusia, CO2 juga bertanggung jawab untuk mengontrol membran permeabilitas sel lemak. Ketika kita hiperventilasi (karena CO2 yang rendah), kadar glukosa darah secara alami menjadi rendah karena hiperventilasi.
Mekanismenya begini....


 

Menurut Gabe Mirkin, M.D., Jika kita merasa mengantuk setelah makan, terutama setelah permen atau produk roti, maka masih termasuk normal. Makan makanan manis menyebabkan otak kita untuk membuat sejumlah besar serotonin, neurotransmiter, yang membuat orang tertidur secara alami di malam hari.
 
Makan makanan manis atau yang terbuat dari tepung, seperti produk roti atau pasta, menyebabkan gula darah meningkat lebih tinggi dari biasanya. Hal ini menyebabkan pankreas untuk melepaskan sejumlah besar insulin, yang mendorong salah satu blok bangunan protein yang disebut triptofan dari aliran darah ke otak kita, di mana waktunya akan diubah ke serotonin yang membuat kita merasa mengantuk.


Solusinya

Sebaiknya untuk menghindari perasaan mengantuk setelah makan adalah, dengan membatasi makanan yang tinggi gula dan tepung. Lebih dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang tidak menyebabkan kenaikan tinggi gula darah seperti salad sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan atau ayam.
 
Sementara, bagi penderita obesitas sebaiknya sering melatih pernapasan untuk meningkatkan oksigenasi tubuh. Setiap kali orang yang kelebihan berat badan makan karbohidrat kompleks atau lemak, bernapas menjadi jauh lebih buruk. Memang,  prosesnya tidak membuat terengah-engah (jarang terjadi), namun biasanya lebih susah bernapas, kan?
 
Kesimpulannya, selain memilih makanan yang sehat, juga makanlah dengan bersahaja. Tidak berlebihan, seperti nasihat Rasulullah Muhammad SAW untuk berhenti makan sebelum kenyang.






Sumber:

Bahayanya Langsung Tidur Setelah Makan

Sering dengar nasehat "Jangan langsung tidur setelah makan"? Ada yang bilang nanti cepat gendut. Dulu, nenek saya bilang, "Habis makan langsung tidur, nasi kamu naik ke dada ngerendem paru-paru. Nanti dadanya terasa panas."
 
Saya pikir itu hanya mitos belaka. Ternyata sains pun membenarkan apa kata nenek, tentu saja dengan jawaban yang lebih ilmiah. Nah, apa saja bahaya langsung tidur setelah perut penuh makanan?
Rasa panas di dada
 
Saat tubuh tidur dan beristirahat, sebenarnya sistem pencernaan justru akan bekerja lebih keras. Langsung tidur sesudah makan bisa meningkatkan kadar asam lambung dan memicu sakit maag. Terkadang bisa juga menimbulkan rasa panas pada perut, dada, dan tenggorokan.
 
Berat badan naik
 
Makan larut malam sebelum tidur berbahaya karena membuat tubuh menumpuk lemak lebih banyak. Jadi kalau kelaparan saat terbangun tengah malam, camilan sehat seperti buah dan salad lebih disarankan untuk dikonsumsi daripada makanan seperti kue-kue, pizza, mie, atau nasi sekali pun.
Tenggorokan terbakar

Terjadinya refluks asam. Gastroesophageal reflux diseases (GERD) atau refluks asam adalah tidak menutupnya katup antara perut dan kerongkongan. Hal ini memungkinkan asam lambung untuk menjalar ke tenggorokan dan menyebabkan sensasi tenggorokan terbakar.
 
Serangan stroke

Hasil sebuah penelitian yang dilakukan University of Ioannina, Yunani, menemukan bahwa perilaku segera tidur setelah makan dapat meningkatkan risiko kita mengalami serangan stroke. Penelitian yang melibatkan 500 responden orang sehat menemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke.
 
Ada dua teori yang bisa menjelaskan hasil penelitian ini. Pertama, refluks asam yang terjadi bila kita segera tidur setelah makan mungkin meningkatkan terjadinya apnea tidur atau nafas terhenti selama tidur yang bisa menyebabkan serangan stroke.
 
Teori kedua mengemukakan, stroke bisa terjadi disebabkan oleh kerasnya kerja sistem pencernaan kita yang berdampak pada meningkatnya tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol yang nantinya bisa memicu terjadinya stroke.

Kapan sebaiknya kita bisa tidur setelah makan? Yang terbaik adalah 2 jam sesudahnya.

 

6 Keluhan Tubuh Saat Kita Kurang Tidur


2. Kita menjadi pusat magnet bagi kuman

Orang yang tidur 7 jam pada malam hari, akan 3 kali lebih mudah terkena flu. Ini adalah hasil studi JAMA. Bahkan penelitian lain menyimpulkan, laki-laki yang kurang tidur dan diberikan vaksin flu, memiliki kelambatan reaksi pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit musiman itu.

Kekebalan tubuh baru terbentuk, 10 hari setelah vaksinasi dilakukan. Rumusnya hanya satu untuk menjelaskan situasi ini, tidur membentuk sistem kekebalan tubuh kita.


3. Tubuh menjadi lebih lambat mengolah gula

Universitas of Chicago menyimpulkan dalam penelitian mereka, waktu tidur yang pendek akan membuat tubuh kita resisten terhadap insulin. Ini membuat glukosa susah sekali diolah dalam pembuluh darah kita, sehingga kita berpeluang mengalami diabetes tipe 2.


4. Didera stres berkepanjangan

Masih dari penelitian yang dilakukan University of Chicago, kurang tidur membuat hormon kortisol meningkat tajam. Ini adalah hormon yang menyebabkan kita mengenal bagaimana tidak enaknya stres.

Peningkatan kortisol terjadi mulai dari sore hingga malam hari, yang membuat detak jantung kita meningkat, tekanan darah meningkat, dan gula dalam darah meningkat. Ini artinya, kita berisiko untuk mengalami hipertensi, gangguan jantung, dan diabetes tipe 2.


5. Otak kita menjadi berkabut

Saat kita kurang tidur, maka otak diserang "kabut tebal". Bahkan Joyce Walsbelen, PhD, pakar kesehatan tidur, bercerita, kabut tebal ini membuat kita susah sekali merasa senang.

“Sebab kontrol tidur dan emosi ada pada areal otak yang sama. Jadi saat kita kurang tidur, maka otomatis kita sudah membuat diri menjadi mudah sekali depresi.”


6. Membuat kita terlihat lebih tua

Kurang tidur juga membuat aliran darah melambat, tak terkecuali yang ada di bawah kulit kita. Maka tak heran jika kantung mata mudah terbentuk saat kita kurang tidur, dan kondisi ini tentu bukanlah sesuatu yang dapat menyempurnakan tampilan kita.

“Lebih parahnya lagi, kurang tidur yang meningkatkan hormon kortisol juga memperlambat produksi kolagen. Jika ini yang terjadi, katakan selamat datang pada keriput,” ucap Jyotsna Sahni, MD, pakar kesehatan tidur dari Canyon Ranch, Amerika Serikat.

Melihat daftar lengkap keluhan tubuh saat kita kurang tidur ini, kita pasti tak ingin membuat tubuh mengeluh lagi. Karena itu, lakukanlah trik mudah untuk tidur lelap.

  1. Secara perlahan, tidurlah 15 menit lebih cepat setiap malamnya.
  2. Matikan lampu sejam sebelum menutup mata, dan cobalah untuk rileks. Jika alunan musik bisa menenangkan diri, jangan ragu untuk menikmati alunan tersebut sambil menutup mata.
  3. Jangan letakkan televisi atau komputer di kamar kita.
  4. Lakukan meditasi atau peregangan tubuh, 30 menit sebelum benar-benar tidur.

Sumber :
kompas.com

Membangkitkan Semangat Hidup Penderita Kanker.

Hari ini, 12 Mei adalah Hari Perawat Dunia. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang keteladanan Florence Nightingale. Ia telah membuktikan bahwa menjadi perawat adalah suara nurani atas dasar kemanusiaan.
Sejatinya, perawat memang butuh 'panggilan khusus' karena harus memiliki hati yang peka agar pasien bisa cepat sembuh, dan memiliki semangat untuk hidup lagi. Seperti misalnya kisah inspiratif di bawah ini.

 

Sebagaimana diceritakan oleh Magi Hart.

Aku adalah seorang perawat yang khusus merawat penderita stroke. Ada dua karakter khas yang aku temui dari penderita stroke, mereka sangat ingin hidup – atau justru ingin segera mati.
 
Salah satu pasien yang cukup berarti bagiku ialah Albert.

Saat berkeliling melakukan pemeriksaan di rumah sakit, aku melihat Albert dalam posisi meringkuk dalam posisi seperti janin dalam kandungan. Ia seorang pria setengah baya. Tubuhnya ditutupi selimut – dan kepalanya hampir tidak kelihatan di balik selimutnya. Ia tidak bereaksi saat aku memperkenalkan diri.

Di ruang jaga perawat aku mendapatkan informasi bahwa umur Albert tidak panjang lagi. Ia hidup sendirian, istrinya telah meninggal, dan anak-anaknya entah berada dimana.
 
 ilustrasi/sirweb.org
 Keesokan harinya, aku mengenakan pakaian putih – tetapi bukan seragam perawat seperti biasanya. Aku masuk ke kamar Albert. Albert langsung membentak, menyuruhku keluar. Tetapi aku justru duduk di kursi di dekat tempat tidurnya. Aku berusaha memberinya senyuman sesempurna mungkin.

“Tinggalkan aku ! Aku ingin mati !” seru Albert.

“Apa tidak salah ? di luar banyak wanita cantik menunggumu.” sahutku.

Ia tampak tersinggung. Tetapi aku terus berbicara panjang lebar tentang betapa senangnya aku bekerja di rumah sakit khusus rehabilitasi stroke ini. Aku menceritakan betapa bangganya aku saat dapat mendorong seseorang untuk mencapai potensi maksimum mereka. Aku juga mengatakan, bahwa ini adalah tempat yang penuh kemungkinan. Ia tidak menyahut sepatah kata pun.

Dua hari kemudian aku mendapatkan kabar dari teman perawat bahwa Albert menanyakan kapan aku bertugas di kamarnya lagi. Kawan-kawan mulai mengedarkan gosip bahwa ia adalah ‘pacar’-ku. Aku tidak membantah gosip itu, bahkan aku selalu berseru kepada orang lain untuk jangan mengganggu ‘Albert’-ku saat keluar dari kamar Albert. Hal ini memang sengaja kulakukan agar Albert mendengarnya.
 ilustrasi/coloncancerresource.com
Satu minggu kemudian Albert mau belajar duduk dan melatih keseimbangan. Ia juga bersedia mengikuti latihan fisioterapi asalkan aku mau datang lagi untuk mengobrol. Dua bulan kemudian, Albert sudah mampu menggunakan sepasang alat bantu berjalan. Dan pada bulan ke-3, ia sudah meningkat ke penggunaan sebatang tongkat penyangga.

Pada hari ketika Albert diijinkan pulang, kami merayakannya dengan sebuah pesta. Aku mengajaknya berdansa. Ia memang bukan pria yang romantis, tapi ia mampu untuk berdansa dengan baik. Aku tak dapat menahan air mataku saat berpisah dengannya.

Beberapa waktu setelah perpisahan itu, secara berkala aku selalu mendapatkan kiriman bunga dari Albert. Dan kadangkala disertai dengan sekantung kacang. Ia mulai berkebun lagi seperti dulu.

Beberapa tahun kemudian, pada suatu siang, seorang wanita cantik datang ke rumah sakit. Ia meminta untuk bertemu dengan “si penggoda”. Waktu itu aku sedang memandikan seorang pasien.

“Oh, jadi itu Anda ?” Wanita itu bertanya. Ia mengatakan bahwa Albert adalah seorang pria sejati. Ia juga menceritakan bagaimana Albert telah menjadi seorang motivator yang sangat terkenal di kota tempat tinggalnya. Senyum wanita itu mengembang ketika ia memberiku sebuah undangan untuk datang ke pesta pernikahan mereka.


Sumber:
http://inspirasijiwa.com

Google Earth Mempertemukan Ibu-Anak Setelah 25 Tahun

Di tahun 1986, Saroo Brierley (saat itu berumur 5 tahun) ikut kakak laki-lakinya naik kereta. Karena kelelahan, Saroo tertidur selama 14 jam. Saat bangun, ia kaget sudah terdampar di sebuah kota besar (Calcutta) sementara sang kakak tak kelihatan ada di sampingnya.

Terdampar di kota besar yang asing, bocah sekecil ini jadi gelandangan. Ia tak mungkin kembali ke rumah, maklum usianya masih sangat kecil.
Untunglah Saroo dipungut oleh petugas dari rumah yatim piatu. Kabar tentang kakaknya sudah tak jelas, hingga belakangan baru mengetahui sang kakak diketemukan mati di atas rel oleh petugas beberapa bulan setelah terpisah. Jalan hidup Saroo berubah ketika sebuah keluarga mengadopsi dan membawanya ke Australia.

Hidup bersama ayah dan ibu baru, jauh meninggalkan negeri kelahiran, tak menghapus ingatan Saroo akan ibunya tercinta.

Setelah dewasa, Saroo mencoba mencari jejak keluarganya yang hilang dengan bantuan aplikasi Google Earth. Ia menghitung perkiraan jarak tempuh kereta dengan lama waktu tertidur.

Yang masih diingat hanya satu hal. "Saya mencari air terjun tempat saya dulu kecil biasa bermain," ucapnya kepada BBC.
Akhirnya, setelah yakin dengan hitungan kira-kiranya, Saroo terbang ke Khandwa. Ia merasa desa ini adalah kampung halamannya. Dengan bantuan penduduk lokal di desa tersebut, ia akhirnya dipertemukan kembali dengan ibunya - yang untungnya masih hidup.

Betapa mengharukan, setelah berpisah selama 25 tahun, akhirnya anak dan ibu ini kembali bertemu.

Ketulusan tak Melihat Warna Kulit

Isu rasial di Amerika tahun 60-an masih sensitif. Kulit putih dan kulit berwarna tidak bisa berbaur seperti sekarang. Namun, cerita berikut ini cukup mengharukan.

Suatu hari di tahun 1965. Hujan turun dengan derasnya, sebentar lagi tengah malam. Seorang wanita kulit berwarna sedang kebingungan di pinggir jalan. Mobilnya mogok. Beberapa kali wanita itu mencoba menumpang 1-2 mobil yang lewat dengan cara melambaikan tangannya, tetapi mobil-mobil itu berlalu begitu saja.
Di tengah kebimbangan, wanita ini mencoba untuk tegar. Dia kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Dinginnya air  yang mengguyuri tubuhnya yang mulai demam tak digubris, ia tetap melangkah.

Tiba-tiba ada pejalan kaki, seorang pria kulit putih berlari mendatanginya. Tanpa mempedulikan konflik kulit hitam dan kulit putih yang sedang berkecamuk, pria kulit putih itu mencoba menawarkan diri untuk menolongnya.

Pria kulit putih itu lalu mencarikan sang wanita sebuah taksi, memberinya petunjuk arah ke mana ia harus turun, dan membayar ongkos taksi tersebut. Sebelum taksi itu pergi, si pria sempat memberi kartu nama kepada sang wanita sebagai referensi jika tersesat atau menemui masalah di jalan.
Seminggu kemudian, pria itu dikejutkan dengan sebuah ketukan keras di pintu. Ternyata, petugas kurir – lengkap dengan mobil pickup-nya telah berhenti di depan rumah. Mobil itu mengangkut TV warna yang besar dan tape stereo. Dua benda yang sangat mewah waktu itu. Di TV warna itu ditempeli secarik tulisan seperti berikut:

Yth. Bp. James,
 
Terima kasih telah menolong saya malam itu. Pertolongan dan bimbingan bapak waktu itu sangat berarti bagi saya, bukan hanya sekedar melindungi saya dari deras hujan, tetapi juga telah berhasil membangkitkan saya dari keputusasaan.
 
Karena pertolongan anda, saya bisa menemui suami saya yang sedang kritis di rumah sakit. Jika waktu itu saya terlambat 10 menit saja, maka saya tidak akan pernah berjumpa lagi dengan suami selamanya. Berkat pertolongan bapak, saya bisa melihat dan menemani suami saya di saat-saat terakhirnya.
 
Semoga Tuhan melindungi dan memberkati Bapak.

ttd.
Mrs. Nat King Cole


=====================================
Nat King Cole -  nama asli Nathaniel Adams Coles adalah penyanyi jazz legendaris. Sang putri, Natalie Cole pernah berduet dengan sang Almarhum lewat hitsnya "Unforgettable" (sebuah terobosan teknologi bernyanyi dengan orang yang sudah meninggal)
=====================================

Polisi paling Jujur di Indonesia

Hoegeng Iman Santoso adalah Kapolri di tahun 1968-1971. Ia juga pernah menjadi Kepala Imigrasi (1960), dan juga pernah menjabat sebagai menteri di jajaran kabinet era Soekarno. Kedisiplinan dan kejujuran selalu menjadi simbol Hoegeng dalam menjalankan tugasnya di manapun.

Ia pernah menolak hadiah rumah dan berbagai isinya saat menjalankan tugas sebagai Kepala Direktorat Reskrim Polda Sumatera Utara tahun 1956. Ketika itu, Hoegeng dan keluarganya lebih memilih tinggal di hotel dan hanya mau pindah ke rumah dinas, jika isinya hanya benar-benar barang inventaris kantor saja. Semua barang-barang luks pemberian itu akhirnya ditaruh Hoegeng dan anak buahnya di pinggir jalan saja.
 “ Kami tak tahu dari siapa barang-barang itu, karena kami baru datang dan belum mengenal siapapun,” kata Merry Roeslani, istri Hoegeng.

Polisi Kelahiran Pekalongan tahun 1921 ini sangat gigih dalam menjalankan tugas. Ia bahkan kadang menyamar dalam beberapa penyelidikan. 
Kasus-kasus besar yang pernah ia tangani antara lain, kasus pemerkosaan Sum tukang jamu gendong atau dikenal dengan kasus Sum Kuning, yang melibatkan anak pejabat. Ia juga pernah membongkar kasus penyelundupan mobil yang dilakukan Robby Tjahjadi, yang notabene dekat dengan keluarga Cendana.

Kasus inilah yang kemudian santer diduga sebagai penyebab pencopotan Hoegeng oleh Soeharto. Hoegeng dipensiunkan oleh Presiden Soeharto pada usia 49 tahun, di saat ia sedang melakukan pembersihan di jajaran kepolisian. Kabar pencopotan itu diterima Hoegeng secara mendadak.

Kemudian Hoegeng ditawarkan Soeharto untuk menjadi duta besar di sebuah Negara di Eropa, namun ia menolak. Alasannya karena ia seorang polisi dan bukan politisi.

“Begitu dipensiunkan, Bapak kemudian mengabarkan pada ibunya. Dan ibunya hanya berpesan, selesaikan tugas dengan kejujuran. Karena kita masih bisa makan nasi dengan garam,” ujar Roelani. “Dan kata-kata itulah yang menguatkan saya,” tambahnya.

Hoegeng memang seorang yang sederhana, ia mengajarkan pada istri dan anak-anaknya arti disiplin dan kejujuran.
Semua keluarga dilarang untuk menggunakan berbagai fasilitas sebagai anak seorang Kapolri. 
“Bahkan anak-anak tak berani untuk meminta sebuah sepeda pun,” kata Merry.

Aditya, salah seorang putra Hoegeng bercerita, ketika sebuah perusahaan motor merek Lambretta mengirimkan dua buah motor, sang ayah segera meminta ajudannya untuk mengembalikan barang pemberian itu. “Padahal saya yang waktu itu masih muda sangat menginginkannya,” kenang Didit.

Saking jujurnya, Hoegeng baru memiliki rumah saat memasuki masa pensiun. Atas kebaikan Kapolri penggantinya, rumah dinas di kawasan Menteng Jakarta pusat pun menjadi milik keluarga Hoegeng. Tentu saja, mereka mengisi rumah itu, setelah seluruh perabot inventaris kantor ia kembalikan semuanya.

Memasuki masa pensiun Hoegeng menghabiskan waktu dengan menekuni hobinya sejak remaja, yakni bermain musik Hawaiian dan melukis. Lukisan itu lah yang kemudian menjadi sumber Hoegeng untuk membiayai keluarga. Karena harus anda ketahui, pensiunan Hoegeng hingga tahun 2001 hanya sebesar Rp.10.000 saja, itu pun hanya diterima sebesar Rp.7500!

Dalam acara Kick Andy, Aditya menunjukkan sebuah SK tentang perubahan gaji ayahnya pada tahun 2001, yang menyatakan perubahan gaji pensiunan seorang Jendral Hoegeng dari Rp. 10.000 menjadi Rp.1.170.000.

Tak heran, Almarhum Gus Dur pernah berkata, "Di Indonesia ini hanya ada tiga polisi jujur, yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng."



Sumber:

Temple Grandin, Jatuh Bangun Karena Autis, Lalu Jadi Profesor

Penderita autis rata-rata memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi namun karena tak mampu bersosialisasi, seringkali kepintarannya tak terlihat. Temple Grandin adalah kisah penderita autis yang bisa melewati masa sulit hingga mampu jadi profesor.



Temple Grandin tahu benar bahwa dirinya berbeda, tapi ia tidak pernah merasa kurang dari orang lain. Belum genap usia 3 tahun, Temple didiagnosis dengan austisme, masalah perkembangan saraf kompleks yang membuatnya tidak mampu berhubungan sosial.

Meski jatuh bangun menghadapi kondisinya, kini Temple justru berhasil menjadi seorang profesor di bidang ilmu hewan.

Temple Grandin lahir di Boston, AS, pada 3 Desember 1947 dari pasangan Richard Grandin dan Eustacia Cutler. Tapi pada tahun 1950, sulung dari empat bersaudara ini mengalami gejala awal autisme, ia benci disentuh, mudah marah dan sangat pendiam.

Pada saat itu, anak-anak autis seringkali salah mendapatkan diagnosis, sehingga banyak yang mengalami masalah pada perkembangan fisik (difabel atau cacat), kerusakan otak atau bahkan tidak akan pernah bisa hidup sendiri.

Seiring berjalannya waktu, gejala autis Temple pun semakin parah. Dokter berpendapat ia mengalami kerusakan otak dan harus menerima perawatan jangka panjang. Ayahnya bahkan ingin Temple dirawat dalam institusi dengan menjalani perawatan gangguan perkembangan seumur hidup.

"Ayah saya adalah salah satu orang yang ingin menempatkan saya di sebuah institusi (semacam lembaga perawatan seumur hidup untuk anak autis)," jelas Temple Grandin, yang kini lebih dikenal sebagai profesor ilmu hewan di Colorado State University, seperti dilansir Dailymail.

Tapi ibunya Eustacia, justu mengirim putrinya ke terapi wicara dan menyewa pengasuh untuk menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk bermain game dengannya.

"Ketika saya masih sangat muda, saya tidak berbicara, tidak memperhatikan atau melakukan kontak mata sama sekali. Saya hanya akan bersenandung sendiri dan menggiring bola pasir di tangan," kenang wanita 64 tahun ini.

Menurut Temple, memberikan banyak waktu untuk bersama lebih dini sangat penting untuk anak autis. Hal itu dapat menghentikan sang anak mundur pada sudut isolasi dan membuat perubahan di otaknya.

Sang ibu yang tangguh merasa yakin bahwa dengan interaksi yang cukup, Temple dapat dilatih untuk belajar berperilaku 'normal'. Tak hanya belajar berbicara, Temple pun diajari sopan santun.

Pada usia 5 tahun, sang ibu mengajarkan dengan sedikit memaksanya untuk dapat menempatkan serbet di pangkuan, lalu menata sendok dan garpu dengan benar.

Menurut Temple, anak-anak autis zaman sekarang terlalu banyak dimanja sehingga menyebabkan sensory overload, yang dapat membawa serangan panik berlebihan. "Jika Anda tidak menekan sedikit, maka tidak akan ada kemajuan apapun," jelasnya.

Keluarga Grandin memiliki dana yang cukup untuk mengirim Temple ke sekolah swasta yang memberinya perhatian lebih ketimbang sekolah negeri. Namun meski sekolah tetap tidak menyenangkan baginya, ada satu kelas yang benar-benar membuatnya merasa senang, yaitu kelas berkuda dan laboratorium ilmu pengetahuan.

Saat harus berusaha mengatasi ketidakmampuan fisiknya, Temple justru mendapatkan keuntungan sendiri. Di suatu musim panas, Temple remaja yang tinggal di peternakan bibinya di Arizona menemukan empati manusianya yang hilang, diimbangi dengan pemahaman yang luar biasa terhadap hewan di peternakan bibinya.

Peternakan menjadi titik balik bagi Temple. Bukan saja ia bisa merawat kuda bibinya, tapi ia juga mulai merasakan ikatan khusus dengan ternak, yang membuatnya merasa lebih damai ketimbang harus berinteraksi dengan orang lain.

Jika 'Dr Doolittle' dapat berbicara dengan hewan, maka Temple dapat berpikir seperti apa yang hewan pikirkan.


Ia menemukan bahwa sapi sama seperti dirinya, resah dengan suara dan gerakan yang tak terduga. Namun dengan tekanan yang sesuai, sapi dapat tenang saat dilakukan pemerahan susu atau vaksinasi.

Terpesona dengan kondisi itu, Temple membujuk bibinya agar diperbolehkan mencoba memerah sapi. Hasilnya sangat dramatis, hal itu dapat menenangkan saraf Temple.

Dengan berpikiran ilmiah, Temple pun menciptakan 'mesin tekan' (squeeze machine) darurat sendiri. Dia akan menarik kabel yang diberikan tekanan dari panel pada kedua sisinya, yang dapat menenangkan sistem sarafnya yang terlalu aktif.

Masa SMA menjadi makin sulit baginya, tetapi ia terus bertahan dan berhasil mendapatkan gelar sarjana psikologi dari Franklin Pierce University di New Hampshire.

"Tinggal di sebuah kamar bersama di asrama adalah bagian tersulit. Squeeze machine dibuang oleh teman sekamar karena dianggap berantakan," kenang Temple.

Di sekolah pascasarjana di Arizona State University, Temple akhirnya menemukan suaranya, meneliti perilaku hewan dan bekerja di industri ternak sebagai bagian dari penelitian pascasarjananya.

Dia mulai merasakan bahwa ternak dan hewan lainnya sama seperti dirinya, mengandalkan petunjuk visual untuk menavigasi dunia mereka. "Hewan adalah pemikir sensorik. Mereka berpikir dalam gambar, juga dalam bau dan suara," jelas Temple.

Dengan perspektif yang unik, Temple pun mulai menulis artikel untuk majalah ternak yang terkenal.

Namun industri ternak dari Midwest pada 1970-an, bagaimanapun, bukan tempat yang mudah bagi seorang wanita muda. Dia menghadapi seksisme ekstrim dan bullying, bahkan pada suatu kesempatan, ia mendapatkan mobilnya tertutup testis banteng yang berdarah.

"Banyak koboi yang ingin saya pergi karena mereka mengatakan istrinya tidak suka saya berada disana. Tapi karena saya autis, saya tidak menangkap hal-hal sosial. Saya tidak melihat ketidaksukaan mereka terhadap saya, saya hanya ingin bekerja. Jadi selama saya bisa melakukannya dan saya senang," ujar Temple.


Temple mulai merancang apa yang sudah ia lihat dalam benaknya, yaitu cara yang lebih baik menyalurkan ternak melalui tong disinfektan dan vaksinasi tanpa membuat ternak menjadi khawatir atau takut.

Selanjutnya, dia mengalihkan perhatiannya ke rumah pemotongan hewan, merancang sistem penyembelihan ternak yang lebih manusiawi. Luar biasanya, kini lebih dari setengah juta ternak di AS dan Kanada ditangani dengan fasilitas yang dirancang oleh Temple.

Ia juga bekerja sebagai konsultan bagi McDonald, perancangan dan pelaksanaan program-program kesejahteraan hewan.

Anak autis ini mampu mengubah industri peternakan Amerika, menjadi juru bicara autisme dan mengajar mahasiswa PhD di Colorado State University. Dr Temple Grandin juga menulis sepuluh buku, tentang hewan dan perilaku manusia.

Kisah hidup Temple yang inspiratif bahkan pernah difilmkan oleh HBO dengan judul namanya sendiri 'Temple Grandin'.

Sumber :
health.detik.com

Menjadi Tangguh Seperti Elang

Elang menjadi burung yang paling populer sepanjang peradaban manusia. Ujudnya dijadikan simbol oleh banyak bangsa sejak dulu. Menjadi lambang militer saat kekaisaran Roma dan Persia, digunakan juga oleh Napoleon, hingga saat Ottoman Turks berkuasa di Turki.

Sementara di Indonesia, elang (garuda) sudah dipakai oleh Kerajaan Sintang sekitar abad 13 M. Dan, jaman sekarang, lebih dari 40 negara menggunakan elang sebagai lambang nasional.
 
 Foto: youwall.com
Maka pertanyaannya, mengapa elang? Salah satu jawabnya karena elang adalah burung yang tangguh.  Elang terbang sangat tinggi di langit biru dan...sendirian dalam mencari makan. Bisa melihat sampai 5 kilometer jauhnya, serta kecepatan terbangnya maksimal 160 km/jam.

Meski elang mewarisi kemampuan tersebut secara genetik, bukan berarti mereka tidak berlatih dan berjuang saat masih kecil.

Elang muda mulai berlatih terbang saat mencapai usia 2 atau 3 bulan. Beberapa bahkan lebih cepat, terutama bagi elang kecil yang tidak suka berbagi sarang dengan saudaranya.

Awal belajar terbang pasti mengalami jatuh-bangun. Tak ada satu burung elang pun yang langsung sukses terbang saat pertama kali mencoba.

Pada beberapa kasus, ada elang muda yang takut keluar sarang dan belajar terbang. Maka orang tuanya akan terbang sekeliling sarang sambil memancing anaknya dengan makanan favorit. Jadi tak benar pendapat yang mengatakan orang tua elang sengaja menendang anaknya agar berani terbang.

 
 Foto: karunasociety.org
 
Bagaimanapun, seekor elang muda harus punya keberanian untuk keluar dari sarangnya yang nyaman. Karena pada usia sekitar 6 bulan elang muda harus bisa terbang sendiri tanpa pengawasan orang tuanya.

Mereka juga belajar mencari umpan dengan melihat serta mengikuti orang tuanya saat berburu. Mereka belajar terbang tinggi, mengintai, lalu terjun secepatnya menyikat buruan.

Seperti elang, untuk menjadi tangguh perlu tekad dan keberanian. Terkadang, kita harus keluar dari 'comfort zone' (zona nyaman) seperti halnya elang muda keluar dari sarang mereka.

Hanya dengan keberanian melakukannya, kita bisa mengetahui dunia yang luas, dan bisa terbang tinggi mengejar apa yang kita mau.

Just fly like an eagle...


 

Tanpa Tangan dan Kaki, Pria ini Berenang ke Papua

Seorang pria Prancis, Philippe Croizon, tanpa tangan dan kaki berhasil berenang dari Papua Nugini ke Papua hari Kamis, 17 Mei sebagai bagian dari misinya untuk berenang ke lima benua.
 
Philippe Croizon, 43, berenang di tengah gelombang besar dan angin kencang. Dia berenang dari Desa Wutung, Papua Nugini ke Pasar Skow, Provinsi Papua, Indonesia. "Ini sangat-sangat sulit," kata Croizon seperti dilaporkan kantor berita AFP.
 
Berhasil mengarungi jarak 20 km / resources0.news.com.au
Dia menambahkan waktu tempuh melebihi target yang ditetapkan karena dia berenang melawan arus. Waktu yang diperlukan Croizon untuk mengarungi laut sepanjang 20 km mencapai 7 jam 30 menit.
 
Croizon menggunakan kaki palsu dan ditempel dengan flipper atau alat bantu renang berbentuk dayung. Puluhan warga Pasar Skow berkumpul di pantai untuk menyambut kedatangan Philippe Croizon.
 
Pria yang kehilangan kaki dan tangan dalam kecelakaan pada 1994 itu menyatakan beruntung tidak bertemu dengan ikan hiu atau ubur-ubur. Melalui Twitter, dia menceritakan bahwa dia ditemani seorang pria Papua Nugini, Zet Tampa, yang berenang bersamanya guna menunjukkan solidaritas.
 
Untung tak bertemu hiu/taipeitimes.com
Berenang dari Papua Nugini ke Papua merupakan bagian dari upaya Philippe Croizon untuk berenang ke lima benua. Sebelumnya rencana Croizon berenang ke Papua sempat tertunda karena menunggu izin masuk ke wilayah Indonesia dan izin baru diterima hari Rabu.
 
Dia selanjutnya berencana berenang dari Teluk Aqaba, Yordania ke pesisir pantai Mesir pada Juni, selat antara Gibraltar dan Maroko pada Juli dan Selat Bering yang terletak antara Alaska dan Rusia pada Agustus.



Sumber:
rumahbacaonline.com

Kisah Evakuasi Sukhoi: Semangat karena Bau Jengkol

Ada sebuah kisah menyentuh saat pencarian korban tragedi Sukhoi di Gunung Salak. Salah seorang yang ikut mencari adalah Angga Tirta (27). Ia bukan seorang pendaki gunung. Tapi dengan tekad yang kuat dia bisa bertahan mendaki Gunung Salak bersama tim evakuasi korban Sukhoi Superjet 100.
 
Tekad Angga begitu kuat karena salah satu korban, Aan Husdiana, adalah ayahnya, pilot di Kartika Airlines yang ikut menjadi salah satu penumpang pesawat Sukhoi. Kartika Airlines merupakan calon konsumen Sukhoi.
 
 Angga Titra/media.vivanews.com
Maka, bergabunglah ia bersama TNI AD ikut mendaki menuju Puncak Gunung Salak. Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah. Paling tidak membutuhkan waktu 2-3 jam.
 
"Saya tidak membawa apa-apa, hanya jaket, dan sebotol air mineral," terang Angga.
Perjalanan mendaki Gunung Salak menempuh medan yang berat. Angga menahan untuk tidak meminum air mineral yang dia bawa. Dia berjaga-jaga untuk perjalanan panjang.
 
"Ternyata kalau saya minum air, saya bisa keram. Itu aturan pendaki gunung," imbuhnya.
 
Tanpa bekal logistik, Angga berjalan menuju lokasi di puncak. Jalur yang belum dibuka membuat perjalanan menjadi lama. Angga mengaku selalu teringat bau-bauan ayahnya sehingga dia kuat. Dalam pendakian itu, dia kehilangan sepatunya yang jebol.
 
Angga bersyukur dalam perjalanan melelahkan itu, dirinya mendapat kemudahan-kemudahan. "Alhamdulillah, saat saya butuh air, menemukan mata air. Dan sempat makan daun pakis, sebelum akhirnya bertemu Tim Marinir yang memberi ransum," imbuh Angga.

 
Semangat karena Bau Jengkol

"Ayah saya itu humoris, saya mencium ada bau jengkol dan pete. Buat saya itu petunjuknya. Saya jadi kuat, dan bau itu membuat saya ingin ketawa," kata Angga menceritakan pengalamannya kepada detikcom, Senin (14/5/2012).
 
Evakuasi korban Sukhoi/images.detik.com
Bau-bauan itu dia cium kala mendaki Gunung Salak. Kedua makanan itu kegemaran ayahnya. Angga melakukan pencarian di Gunung Salak pada Kamis (10/5) pagi. Dia bersama keluarga paman-pamannya, berangkat dari Jakarta Rabu (9/5) malam. Angga dan rombongan tiba di Pos Cidahu pada Kamis dini hari.
 
"Pada Jumat pagi, tim Marinir menyarankan saya agar saya membuka mata batin, berdoa agar diberi petunjuk lokasi. Anggota keluarga akan mudah untuk diberi petunjuk. Saya salat subuh, kemudian berdoa dan seperti diberi petunjuk. Ayah menyuruh saya pulang dan menitip salam ke ibu. Saat itu saya bertanya di mana lokasi ayah, dan diberitahu berada di lereng," tuturnya.
 
Angga akhirnya memberi petunjuk itu ke tim Marinir bahwa ada petunjuk di lereng. Tim Marinir kemudian turun ke lereng dan menemukan SIM ayahnya.

 

Divonis Buta Tetap Berhasil Merakit Mobil

12 tahun lalu harapan Pete Golsby runtuh bagaikan tersambar puluhan kilat. Gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya menyisakan 20 persen daya penglihatan saja. Ia pun akhirnya divonis buta oleh dokter akibat gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya.

 
Dalam keterbatasan fisik, pria berumur 68 tahun ini berupaya menata kembali hidupnya. Ada satu mimpi yang ia ingin wujudkan sejak muda, yaitu merakit sebuah mobil.

Sebelum menjadi buta, Golsby telah menjadi montir sepeda motor selama 30 tahun. Sekarang karena kebutaannya, ia jadi punya waktu senggang lebih banyak. Ia pun mulai membangun mimpinya.

Sang istri, Hazel (66) ikut membantu obsesi Golsby terlaksana. Mereka merangkai bagian demi bagian. Mesin motor tua dijadikan mesin mobil, dan beberapa bagian lain didapat dari sumbangan teman.
Hasilnya, secara ajaib ia pun berhasil merangkai bagian demi bagian hingga akhirnya menjadi sebuah mobil sport Pembleton Brooklands.

"Saya sangat bangga karena berhasil membuatnya. Bagi saya, ini merupakan bukti kalau saya masih mampu. Ini adalah mobil dengan dua penumpang, jadi Hazel akan mengendarainya untuk saya saat musim panas," ujarnya.

Selain itu, bisa saja mobil ini diberikan pada anak perempuan mereka, Sam (32) bila kembali dari Australia. Setidaknya, pembuktian Golsby ini tidak menghentikannya untuk kembali 'bermain' dengan dunia otomotif. Kabarnya, proyek selanjutnya adalah membetulkan motor Triumph miliknya.

 
Sumber: 
cambridge-news.co.uk